Langsung ke konten utama

Mengangkat Pandangan Dr, 'Aidl Al Qarni


E p i s o d e  :
Kesantunan Akan Menjauhkan Anda dari Kesalahan
Alam Ciptaan Allah SWT


        Seorang Guru di Jepang mengatakan kepada murid-muridnya, " mengalah itu ibarat pohon Willow (pohon yang tegak dan kuat), dan tidak melawan itu ibarat pohon oak (pohon yang keras dan kokoh).

       Disebutkan dalam sebuah Hadist: " Orang mukmin itu ibarat tanaman yang masih kecil yang ditiup angin kekanan dan kekiri."

      Seorang yang bijak itu ibarat air, yang tidak berbenturan dengan batu cadas namun menggenanginya dari samping kanan dan kiri, dari atas dan bawah.
      
      Dalam sebuah hadist lain disebutkan: "  Seorang Mukmin ibarat Unta yang dicucuk hidungnya. Jika Jika diderumkan diatas batu, maka pasti dia akan menderum diatasnya.




edditing oleh : Abu Mutiara Rahman 


Sumber :
Aidl Al-Qarni, La Tahzan, Jakarta, Qisthi Press, 2011
    
   
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PENYUSUNAN KISI-KISI DAN INDIKATOR PENILAIAN DALAM PENGEMBANGAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

A. KISI-KISI PENILAIAN 1. Pengertian Kisi-kisi adalah format pemetaan soal yang menggambarkan distribusi item untuk berbagai topik atau pokok bahasan berdasarkan jenjang kemampuan tertentu. Fungsi kisi-kisi adalah sebagai pedoman untuk menulis soal atau merakit soal menjadi perangkat tes. Jika Anda memiliki kisi-kisi yang baik, maka Anda akan memperoleh perangkat soal yang relatif sama sekalipun penulis soalnya berbeda. Dalam konteks penilaian hasil belajar, kisi-kisi disusun berdasarkan silabus setiap mata pelajaran. Jadi, Anda harus melakukan analisis silabus terlebih dahulu. Perhatikan langkah-langkah berikut ini : Dalam praktiknya, seringkali guru di madrasah membuat soal langsung dari buku sumber. Hal ini jelas sangat keliru, karena buku sumber belum tentu sesuai dengan silabus. Kisi-kisi ini menjadi penting dalam perencanaan evaluasi, karena didalamnya terdapat sejumlah indikator sebagai acuan dalam menulis soal. Kisi-kisi soal yang baik harus memenuhi persyaratan tertentu...

KEPRAMUKAAN SEBAGAI PENDIDIKAN PROGRESIF SEPANJANG HAYAT

I.      PENDAHULUAN 1.    Pendidikan dalam Gerakan Pramuka dilaksanakan lewat Kepramukaan untuk mencapai tujuannya, ialah proses pendidikan di luar lingkungan sekolah dan di luar keluarga dalam bentuk kegiatan menarik, menyenangkan, sehat, teratur, terarah, praktis yang dilakukan di alam terbuka dengan Prinsip Dasar Kepramukaan dan Metode Kepramukaan yang sasaran akhirnya pembentukan watak. 2.    Pendidikan dalam Gerakan Pramuka dimaksudkan dan diartikan secara luas sebagai suatu proses pembinaan sepanjang hayat yang berkesinambungan atas peserta didik baik sepanjang individu maupun sebagai anggota masyarakat dengan sasaran menjadikan mereka sebagai manusia mandiri, peduli, bertanggung jawab dan berpegang teguh pada nilai dan norma masyarakat. II.    MATERI POKOK 1.    Pelaksanaan pendidikan dalam Gerakan Pramuka dilakukan lewat kepramukaan dengan harapan pada peserta didik akan timbul kesadaran bahwa: a. ...

REVITALISASI PERAN UMAT ISLAM DARI SISI AKHLAK DAN NILAI

PART-ONE : KESABARAN Akhlaq dan budi pekerti yang luhur memiliki arti yang sangat vital secara jasmani dan rohani, lahir maupun bathin dalam peradaban Ummat manusia. Adalah akhlak merupakan bentuk sekaligus dasar yang menegakkan seluruh peradaban ummat sepanjang sejarah. Namun ternukil dalam sejarah juga tercatat suatu generasi yang memiliki akhlaq dan nilai buruk yang di tentang. Dalam pada itu, sisi yang meski tetap tersembunyi pada hari ini, namun tetap eksisis terus-menerus menghangatkan sisi maknawi bagi manusia yang merupakan ruh kehidupan dan eksistensi manusia. Kemudian juga menurut Prof.Dr.Raghib As-sirjani dalam bukunya berjudul “ Sumbangan Peradaban Islam pada Dunia “ melanjutkan ungkapannya : “ bahwa peradaban dengan akhlak dan nilai-nilai yang buruk berjalan dan terlepas dari rahmat, citra rasanya lemah dalam melaksanakan perannya.  Dalam Islam asas dasar aktualisasi peradaban dengan manivestasi ahklak dalam kehidupan terkini sangatlah pe...